My Lovely Brother: Said
aku memberi air mataku pada hari
karena ia begitu cepat berlalu
aku menggenggam nisanku
ketika pada akhirnya semua mengeras bagai batu
hati yang galau
jiwa yang kacau
dan sedikit kata ‘tuk bicara tentangmu
ya tentangmu
mu yang tak tentu siapa
semua seolah jujur
dan
semua ternyata dusta
Main “cuplik” with permission aja dari blog sang adik(Arief Mizan)
powered by performancing firefox








apakah maksudnya mu itu bahwa semua selain ku adalah kedustaan?
kalau ya…aduh…..sepi hidup ini.
Bentar ya kang tajib, saya tanyakan adik saya dulu…hehe
Wah, belum ada jawaban nih..
Tapi Sepertinya itu hanya ungkapan sebuah kegalauan, dimana betapa banyak yang terlihat jujur, tetapi ternyata dusta..
Memang hidup kita semakin sepi dari kejujuran nih kang..
mu yang tak tentu siapa…
Siapa ya maksudnya?
*penasaran*
makasih sudah walking ke tempat saya…
@jejak pena
saya juga tak tau tuh mas, ntar tunggu penjelasan dari pengarangnya
*penasaran juga*
Mas mau nanya, apakah setiap orang yang bikik puisi2 seperti ini kehidupan nyatanya juga seperti itu. Misal romantis, pencemburru, dan lain-lain.
Saya kok terus terang nggak bisa bikin puisi.
@prayogo
saya rasa tidak juga tuh mas pray, sering kali pusisi itu hanya sekedar luapan bagian lain dari kehidupan nyata seseorang, ketika dunia nyata ini dianggap terlalu sempit dan terbatas untuk menggambarkan apa yang kita rasakan disisi lain hati kita maka “dunia kata” menjadi alternatif yang sangat tepat untuk menumpahkan itu semua.. berpuisilah mas, maka mas prayogo akan tambah ganteng,, fiu fiu
*abang sok puitis bicara, harap dimaknai dengan baik…hehe
semua seolah jujur dan ternyata semua dusta
egho dan dusta berimbas duka…
karena nurani yang terbelenggu
dan kejujuran yang menjadi beku..
cieeee…..jadi ikutan puitis neeh, nyambung ga ya…
jaka sembung bawa pena biar ga nyambung yg penting nulis…hehehehe…
Salam,
Evy
weleh weleh si ibuk.. dateng dateng bawa puisi yang penuh siksa eh duka..
jaka sembung dah jadi superman, nyambung gak nyambung yang penting komen
.. Kayak saya..
Nyindhir khan iniii?? haha
saya suka kata2nya yang simpel dan baku…
kereeeennn…awesome…coooollll..
dirimu dan diriku adalah satu
suka dan duka adalah kita
perih dan sedih adalah luka
dan kalo luka…kedokter aja ya…
‘mu’ menurutku disini adalah nurani kita sendiri
kita selalu berkata dan berkeras hati bahwa kita adalah jujur tapi kita hanya sembunyi lewat kata-kata
dingin
menusuk
tapi reminder