Problem:
Assalamu’alaikum.
Saya sangat senang dengan adanya situs seperti ini, yang menyediakan rubrik konsultasi seputar problematika kaum muda. Semoga Allah meneguhkan kalian semua di atas jalan yang lurus dan membenarkan langkah kalian serta memberi manfaat, amin
Problem yang sedang saya hadapi sangat pelik. Saya tidak menyangka akan menghadapi problem seperti ini. Saya seorang pemuda yang taat beragama, alhamdulillah saya selalu shalat berjamaah di masjid, dan berpuasa, serta gemar menunaikan berbagai kewajiban dan amalan-amalan sunah. Saya tidak pernah berkomunikasi dengan wanita, baik melalui telepon maupun percakapan biasa. Akan tetapi, sejak ada internet di rumah, saya mulai gemar chatting. Mulanya saya melakukannya hanya sebagai hiburan. Saya tidak menyangka akan berkenalan, mencintai, atau menikah dengan seorang wanita melalui chatting, karena saya tahu orang-orang yang memasuki Chat Room hanya menganggapnya sebagai hiburan. Saya juga tahu mereka berbohong, karena itu adalah tradisi yang biasa mereka lakukan ketika chatting.
Saya berkenalan dengan banyak wanita melalui chatting dan saya yakin mereka memiliki kebebasan yang tidak terbatas dan tidak mengenal kejujuran sama sekali. Bahkan mungkin tidak salah jika saya katakan agama dan keimanan mereka sangat lemah. Mereka hanya mengekor pada nafsu dan syahwat hewani.
Banyak anak kecil yang berchatting dengan seorang gadis, kemudian meminta nomor teleponnya dan ngobrol dengannya, namun anehnya si gadis menerima dan menyambutnya dengan hangat. Hal ini membuat saya muak dengan Chat Room, sehingga saya tidak melakukan chatting dalam waktu yang sangat lama.
Suatu ketika saya membukanya lagi untuk memeriksa apakah mereka masih gemar berchatting, juga untuk menyadap percakapan mereka dan melihat apa yang mereka tulis. Perhatian saya kemudian tertuju pada sebuah nama yang menurut saya sangat menarik. Tetapi ketika saya mengajaknya ngobrol, dia tidak meresponnya. Saya pun terus melobinya agar mau berbicara, dan akhirnya dia mau angkat bicara. Ternyata dia seorang gadis yang sudah lama gemar Chatting. Ketika saya tanyakan alasannya, dia menjawab bahwa chatting hanya untuk menghibur diri. Saya juga menanyakan tentang teman-teman prianya -apakah punya teman pria atau tidak- dan dia menjawab tidak punya. Dia mengatakan bahwa hal tersebut haram dan tidak diperbolehkan dalam Islam.
Segala penuturannya membuat saya kagum terhadapnya, maka saya memutuskan untuk terus -berkomunikasi dengannya. Kami sepakat untuk ‘hotting pada jam-jam tertentu dan ini telah berlangsung dalam jangka waktu yang lama. Dari hari ke hari saya semakin tertarik dengannya, karena dia selalu mengingatkan saya pada Allah dan mengakui bahwa perbuatan kami -meski melalui internet tidak diperbolehkan dan haram. Dia bertanya pada saya tentang rencana selanjutnya setelah perkenalan. Setelah agak ragu, saya menjawab bahwa insya Allah “kita akan menikah”. Saya mengatakan bahwa masih perlu waktu lama untuk saling mengenal.
Ketika saya memintanya untuk ngobrol melalui telepon, dia marah dan menuduh saya sama dengan seperti pemuda-pemuda lainnya. Dia menuduh saya berdusta. Akan tetapi saya berhasil meyakinkannya bahwa tujuan saya hanya ingin mengenalnya lebih jauh. Dia mengatakan bahwa ada banyak cara jika saya ingin mengenalnya lebih jauh. Hubungan kami pun tetap berlanjut hingga sekarang (hampir 5 bulan).
Kami selalu berdoa agar Allah selalu memberikan hidayah-Nya pada kami. Ketika chatting, kami tidak membicarakan hal-hal yang asusila dan mengumbar syahwat, tetapi hanya membicarakan tentang solusi dari suatu permasalahan. Meskipun demikian, saya tidak bisa memberitahu keluarga saya tentang hubungan kami, demikian pula dia, karena hal tersebut bertentangan dengan adat dan budaya kami. Disamping itu, masing-masing keluarga kami telah memberi kepercayaan penuh terhadap kami bahwa kami tidak akan menggunakan internet untuk hal-hal yang tidak bermanfaat. Bahkan mungkin keluarga saya tidak menaruh curiga sedikit pun terhadap saya bahwa saya akan berkenalan dengan seorang gadis lewat internet, karena saya telah terdidik dalam lingkungan yang baik dan agamis. Disamping itu, mereka juga mengetahui prinsip saya dalam hal-hal seperti ini.
Makin hari saya semakin tertarik padanya, karena dia selalu memberi nasihat dan mendorong saya untuk melakukan kebaikan. Dia selalu mengingatkan saya ketika tiba waktu shalat agar segera menunaikan shalat. Demi Allah, dia tidak pernah mendorong saya sedikit pun untuk melakukan kemaksiatan. Saya selalu chatting dengannya pada malam hari, saat semua orang tertidur.
Pada suatu ketika dia mengabarkan bahwa dirinya tidak ingin jika hubungan kami dapat menyebabkan kami semakin jauh pada Allah, karena saya sering begadang malam, tidak bisa bangun malam untuk shalat tahajjud atau shalat witir, serta tidak bisa bangun pagi untuk menunaikan shalat Subuh, sehingga dia menyarankan agar chatting dilakukan pada sore hari (belum larut malam).
Sekarang saya tidak bisa menjauhinya, tetapi justru ingin menikahinya. Yang menjadi masalah sekarang adalah, saya bingung tentang cara memberitahukan keluarga saya. Saya tidak bisa memberitahu mereka tentang hubungan saya dengan sang gadis, karena mereka pasti tidak akan bisa mahaminya. Mereka pasti tidak akan menerima dapat saya. Sekarang saya sedang mengalami dilema yang sulit. Pada satu sisi saya tidak bisa meninggalkan gadis impian saya, namun pada sisi lain a tidak tahu cara memberitahu keluarga saya. Saya telah menemukan kriteria-kriteria istri shalihah pada dirinya, karena dia selalu mendorong saya melakukan kebaikan.
Oleh karena itu, saya mohon saran Anda. Semoga Allah membalas amal baik Anda dengan pahala yang berlipat ganda, amin. (A)
Solusi:
Konsultan: DR. Ahmad Abdullah
Saudara A yang budiman, Anda pernah mengirim surat pada kami tentang keterlambatan kami dalam menjawab surat Anda, maka kami kemudian mengirim surat balasan disertai nomor telepon saya agar Anda dapat menghubungi saya secara langsung. Akan tetapi hingga sekarang Anda tidak menghubungi saya. Saya tidak tahu apa sebabnya, padahal problem yang Anda hadapi tidak sesederhana yang Anda kira. Yang Anda hadapi adalah permasalahan serius yang harus segera diselesaikan.
Hubungan antara internet dengan cinta dan romantisme -termasuk seks- adalah topik yang sangat saya perhatikan. Bahkan saya telah menulis makalah yang menjelaskan tentang hal ini. Saya menjelaskan tentang revolusi komunikasi yang mempengaruhi pola pikir masyarakat. Sampai dalam hal percintaan pun mereka membuat gebrakan dengan menjalinnya melalui dunia maya. Begitulah fenomena yang terjadi.
Agar jawaban ini tidak terkesan berbelit-belit maka saya langsung pada pokok permasalahannya. Menurut saya, masalahnya bukan pada kesulitan memberitahu keluarga Anda atau keluarganya, karena ini adalah hal mudah yang bisa dilakukan jika Anda benar-benar serius melobi mereka.
Internet telah melahirkan pergolakan pemahaman dalam masyarakat kita. Mereka mulai menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman yang serba cepat. Ini juga berpengaruh terhadap pribadi dan mental mereka dalam menyikapi suatu permasalahan.
Jaringan internet yang serba bebas, tidak terbatas, serta tanpa pengawas dan kontrol sosial, telah melahirkan revolusi kejiwaan dalam sejarah manusia. Dengan bebas dan tanpa penghalang, seseorang dapat mengekspresikan semua yang terpendam dalam hatinya. Dengan gamblang seseorang bisa mengutarakan perasaannya pada orang yang dia senangi. Akan tetapi, dampak negatifnya adalah tersebarnya budaya imitasi. Seseorang mengekspresikan perasaannya bukan karena didasari oleh perasaan hatinya yang sesungguhnya, tetapi hanya mengikuti orang lain yang sudah menjadi mode, atau hanya karena memanfaatkan fasilitas yang ada. Yang mereka lakukan di internet juga kurang sesuai dengan norma-norma kesopanan dan etika.
Intinya, berdasarkan kejadian yang Anda alami, Anda tidak boleh tergesa-gesa memastikan bahwa perasaan yang Anda rasakan adalah cinta, karena ada jarak yang memisahkan antara hakikat gadis impian Anda di dunia nyata dengan komunikasi yang Anda lakukan dengannya di dunia maya. Jarak pemisah ini mungkin pendek, tetapi mungkin juga panjang. Bagaimanapun, jarak tersebut lebih kental nuansa fiktifnya daripada realitanya. Ini tidak bisa dijadikan dasar yang kuat untuk melanjutkan hubungan ke jenjang pernikahan.
Apabila Anda benar-benar ingin menjalin hubungan serius dengannya, maka Anda harus bertemu dengannya secara langsung dalam dunia nyata, baik sekali maupun beberapa kali, agar Anda bisa mengenalnya secara langsung (sudah pasti gadis tersebut harus bersama mahramnya ketika bertemu dengan Anda). Pertemuan tersebut akan menghilangkan keragu-raguan yang membayangi pikiran masing-masing -baik Anda maupun dia- . Sebelum bertemu kalian harus sepakat bahwa hubungan tersebut akan berakhir jika ternyata ada beberapa hal yang tidak sesuai dengan kenyataan, atau yang kalian dapati dari masing-masing tidak sesuai antara yang disebutkan di internet dengan yang ada di dunia nyata.
Jadi, selama masih berada di dunia maya, semua yang kita rasakan belum nyata dan hanya fiktif. Internet adalah jaringan yang memadukan antara khayalan dengan kenyataan. Apabila Anda ingin melanjutkan hubungan ke jenjang yang lebih serius maka Anda harus pindah dari alam maya ke alam nyata, karena internet sangat berbeda dengan yang ada di dunia nyata.
Sangat disayangkan masyarakat dan kaum muda belum sepenuhnya memahami hakikat internet. Tidak hanya karena chatting lebih cenderung ke hiburan dan mengisi waktu luang, tetapi juga karena kita belum tahu hakikat internet hingga sekarang. Ketidaktahuan ini membuat orang yang menjalin hubugan percintaan di internet mengalami kendala ketika berusaha meneruskannya dalam dunia nyata. Laksana anak kecil yang memegang dan menggunakan senjata api dan dia tidak tahu bila senjata tersebut mengenainya maka dia akan mati. Itulah internet, dia bisa mengenai dan mematikan, bisa merubah sesuatu yang biasa menjadi sesuatu serius, dan bisa melahirkan permainan menjadi kesedihan dan penyesalan.
Hanya Allah tempat kita memohon pertolongan.
Janganlah Anda jadikan hubungan yang berlangsung selama hampir 5 bulan sebagai standar untuk melangkah ke jenjang yang lebih serius. Tindakan yang harus Anda lakukan sekarang adalah berusaha melihatnya secara langsung dalam dunia nyata (ini sangat penting), agar Anda mengambil kesimpulan (apakah ada kesesuaian pada dirinya dalam dua alam tersebut). Mungkin saja setelah melihatnya Anda akan mendapatinya tidak cantik atau tidak berakhlak baik, dan sebagainya. Mungkin juga Anda akan mendapatkan kekurangan lain pada dirinya. Jadi, dalam hal ini diperlukan pertimbangan yang matang dan penelitian yang mendalam, agar Anda tidak salah pilih. Janganlah perkenalan yang singkat di internet dijadikan patokan untuk mereputasi dirinya (si gadis).
Apabila setelah bertemu kalian semakin mantap untuk melangkah ke jenjang yang lebih serius (pernikahan), maka suruh salah seorang kerabat Anda sebagai mediator untuk menyampaikan keinginan Anda. Sebagaimana yang telah kami jelaskan,diutamakan dia adalah seorang wanita yang telah berumur, berpengalaman, serta bijak.
Tugas wanita ini adalah sebagai mediator atau pelamar si gadis untuk dirimu. Seakan-akan dialah yang bertanggung jawab terhadap reputasi gadis pilihan Anda. Atau Anda meminta bantuan pada wanita lain selain kerabat sebagai mediator untuk menyampaikan keinginan Anda. Jika ini tidak bisa dilakukan, maka berusahalah untuk mengenal salah seorang keluarga si gadis, terserah bagaimana caranya, dan utamakan yang Anda kenal adalah ayah atau saudara laki-lakinya. Setelah melakukan pendekatan, kemukakanlah keinginan Anda secara langsung pada mereka, dengan alasan Anda ingin menikah dengan seorang gadis yang berasal dari keluarga baik-baik. Setelah itu Anda bisa melakukan pendekatan lebih jauh, yaitu dengan menemuinya, melihatnya, dan berbicara dengannya. Bila ini telah Anda lakukan, maka Anda akan bisa semakin mengenalnya dalam dunia nyata, sehingga Anda akan semakin mantap dalam menentukan langkah selanjutnya.
Mungkin menurut Anda yang menjadi masalah adalah sulitnya memberitahu keluarga, tetapi menurut kami bukan itu permasalahannya. Menurut kami yang menjadi masalah adalah, Anda belum melihatnya secara langsung, sehingga yang harus Anda lakukan adalah melihatnya langsung. Anggaplah ini sebagai perkenalan untuk kedua kalinya. Anda akan mengetahui hakikat dirinya (benar-benar putih atau hanya hitam berkedok putih?). Jika setelah bertemu ternyata ada ketidakcocokan, maka bersikaplah dewasa dan berpisahlah secara baik-baik.
Jadi, pikirkanlah langkah Anda secara matang, agar Anda bisa mengetahui hakikat si gadis secara mendetail, karena sampai sekarang Anda belum mengenalnya secara sempurna. Semoga Allah selalu memberikan hidayah-Nya pada kalian berdua, amin.








Saya sering melihat temen2 mudah saya tenggalam di lautan cinta dunia maya, namun suatu ketika ia mendatangi pasangan chattingnya, alhamdulillah semua tiada kebohongan dan akhirnya mereka melanjutkan ke jenjang pernikahan hingga kini. Tapi untuk teman muda lain ia mendapatkan ketidakberuntungan semua hanya dusta, kasihan kekecewaannya membuatnya stress, untung dia segera sadar, menyadari kekeliruan yang dibuatnya sendiri. Jadi?
kadang dunia maya membuat kita seolah-olah ada didalamnya, nggak cuman cinta, hampir semuanya, sehinggga membuat kita nggak perlu bersosialisasi dengan manusia lain.
cinta dunia
cinta maya
cinta semaya-maya
hasilnya sewaya-waya
cinta karna ilahi
dimanapun kau dapatkan berahi
takkan pernah dimarahi
cinta karna nafsu
dimanapun nafsu memburu
takan hilang dari rasa malu
Amin.. pak konsultan..
katanya jodoh ada di tangan TUHAN, so kalo dia mau berusaha nyari jodohnya di dunia maya, yah silahkan aja..
siapa tau yang MAYA menjadi NYATA.. who knows..
Emang orang di duna maya ternyata banyak ngibul, ga pake id nama asli, id-nya banyak, nggombal sana sini, kadang aku bingung kok bisa mengorganisir kadalan spt itu.. itu khan kudu terlatih sehari2 juga begitu kali…? Temen aku bilag ngapain pake nama asli, lho kita khan kudu bertanggung jawab sm lisan ataupun tulisan kita to? Menurutku sarannya bener, jangan terbuai klo mau menikah ya ketemu dulu, trus istikharah, biarlah allah yang memilihkan terbaik. Kalau memang baik pasti dimudahkan, Amien InsyaAllah aku doakan ya Ichsan
Maksudku yg bener saran doktor Achmad yg bener, bukan saran ngadalin
assalamualaikum
memang dunia maya kadang sangat berpengaruh dalam keseharian dan kepribadian orang yang menggelutinya
dunia maya itu ibarat mimpi dan ketika kita sadar lalu mimpi itupun kadang menghilang tapi insya Allah jika memang jalan yang Allah berikan itu adalah internet sebagai sarana silaturahmi insya Allah manfaat……:)
Weh masuk moderasi ya??
(
Tak baleni meneh wae. Nek wis diacc iki delete yoch
weh… perlu masuk room Yogyakarta:20
Ku kenalin temen temenku
Masih pemula tuh…
Chat gak seburuk itu…
Pencinta Chat Room: Yogyakarta:20
Salam Kenal
Mas Suluh, komen tidak pernah saya moderasi kok. Dicegat akismet kali ya.
Hmmmm…. Artikel ini cuma untuk jaga2 dan waspada kok. Chat jelas ada juga kok sisi positifna.
*salam kenal juga
kenapa ya Chat disebut dunia maya ? Apanya yg maya ?
terus terang dulu q juga pkir chat hanya hiburan, tapi kembali lagi pada paradigma dan kreativitas kita menggunkan fasilitas itu,
cinta dunia maya, jadi married… kopi darat
deuh abdi juga bingung, bibi suka kopi darat sama brondong2 chattingannya
gimana ngingetinnya ya?
padahal dia udah punya suami … kasian suaminya
bibi si bilangnya cuma main2an aja
tapi jelas setan mah da ga main2 ya?
yah semoga aja
kita ngga termasuk golongan yang kalau sendiri beda sama asli yang dikenal …
pa coba?
cinta di dunia maya, tergantung bagaimana kita mesti menyikapinya. tidak ada salahnya jika dilakukan. bukan suatu fenomena yang miring, tapi inilah bentuk peradaban baru. inilah yg mesti kita perhatikan bagaimana menyikapinya.
tidak ada kata tidak mungkin jika itu masih disebut dunia. semua bisa saja terjadi/terwujud jika memang ada niat dan itikad utk mewujudkannya.
rasanya sulit utk membujuk berpikir realistis, karena memang seringkali cinta membuat org menjadi tidak realistis.
bila yg di dunia maya jd nya pasti menyenangkan sekali. bagiku ini bukan ajang utk berboong ria lho
Semuanya tergantung keyakinan kt, biar diboongin trs nga papa, yang penting kt mah jujur terus. Lama-lama pasti nga tega khan boongin org jujur. Nah kl gini yang maya bs jadi nyata lhoo, nga percaya silahkan coba ok
wah …..kalau aq sih dunia maya seperti chating tuh …ngibul semua …., boong ….ngapusi ….dah bnyk kejadian dikibulin ….
Hati-hatilah, karena kalau kita g waspada setan selau mengintai untuk menjerumuskan kita kepada kemaksiatan,
karena bisa jadi awalnya biasa-biasa aja lama-lama jadi cinta, jangan2 sudah dibumbui setan
minta petunjuk sama Allah agar diberikan yang terbaik. berdoalalah” Ya,Allah kalau dia memang yang terbaik untuk dunia dan akhiratku dekatkanlah aku dengannya dengan cara baik dan terpuji tetapi jika tidak jauhkanllah aku darinya dengan cara baik dan terpuji pula, Amin…….”
dan sementara, ini saran loh, jangan chatting dulu sehingga keputusan yang datangnya dari Allah tidak rancu dengan perasaanmu.
Semoga Allh melimpahkan rahmat-NYA .
Amin…
saya biasanya chatting dgn tmn” atau org dekat di msn.
klo chatt sma org yg ga dikenal di indonesia kyknya saya ga bisa.
tapi saya benar benar mengalami cinta buta sama org brazil.
dari yang cuma promosi visit indonesia year sampe jatuh ke hati..
haaa (sigh)
butuh pertolongan. gw awam tentang ini.
pelajar sma
pa ichsan muftii, bisa tolong saranya tak?
butuh bgd
catting????? sah, sah ajah…..!!!
tp tujuan’a kmn?????
mk’a dukung tuch undang2 produk halal..he.he.
2 smw tgantung pngendali’a jg…
mk’a x qt masie ada jln yg halal n diridhai Allah np nempuh jalan setan yang tak tentu arah….cb qt telusuri dr sisi jodoh ajah dlm pdngan jln yg diridhai Allah kan lebih baik dan terarah.