Abstrak
Perkembangan ekonomi adalah landasan utama kebijakan sosial sejak dahulu kala. Kriteria terpenting dalam meraih perkembangan ini mencakup pengumpulan modal, pertumbuhan teknologi, investasi sumber daya manusia, distribusi pendapatan dan kesamaan peluang dalam semua lapangan penghidupan manusia yang semakin meningkat. Pada dasarnya, semua jenis perkembangan ekonomi hanya bertumpukan pada persyaratan materi yang mapan, tanpa-mengindahkan pertimbangan moral dan etika sama sekali. Maka akibatnya, walaupun perkembangan materi sangat pesat, tapi masih hanyak manusia yang merasa kekurangan dengan fasilitas hidupnya. Artikel ini hendak membawa perhatian pembaca kepada suatu strategi pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan, khususnya dalam masalah ekonomi yang berlandaskan persepsi islam yang telah lama eksis namun belum sepenuhnya disadari dan diimplementasikan. Strategi ini adalah sebuah pendekatan komprehensif yang berhubungan dengan perubahan social dan mempunyai tujuan untuk meningkatkan taraf kesejahteraan hidup dengan meningkatkan sisi materi dan spiritual secara berimbang. Model pertumbuhan yang ditawarkan dalam tulisan mi, menitikberatkan pada dua sisi persamaan; sektor kehendak manusia (human choice) dan kepuasan dalam hidup (satisfaction in life).
Download artikel selengkapnya :
model-pertumbuhan-ekonomi-islam.pdf
PS: Maaf saja jika artikelnya agak kotor, banyak orat-oretnya. Maklum saja ini artikel sudah agak lama semenjak saya awal2 penasaran terhadap ekonomi islam, walhasil karena kesulitan memahaminya saya melampiaskan dengan menggarisbawahi hampir seluruh isinya..









CMIIW.
Semoga kajian (dan gerakan) intelektulal itu segera berbuah di tataran negara.
Toh, kapitalisme, komunisme, dan sosialisme pun butuh institusi negara untuk meriilkan ide-idenya…CMIIW.
Hmmm dapat pelajaran ekonomi islam nih, makasih mas.
Ehm, setuju mana islamisasi ekonomi atau ekonomisasi Islami ?
sekarang label islamisasi lagi marak yaa… misalnya: ekononi+islam = ekonomi islam
psikologi+islam = psikologi islam
bank+islam = bank syariah (padahal sama gak sih dg koperasi)
busana+islam = busana muslim
anehnya orang lain kok gak keder misalnya ekonomi yahudi, ekonomi kristiani ekonomi hindu dll.. kok gak kepikiran mereka yaa. apa jangan2 gejala possessive aja ya… mohon saran mas ikhsan.
wah jadi penasaran gimana tuh modelnya…. donload dulu ah…
Kenalin ya…
Wagh, kebetulan lagi ada masalah ekonomi. Bisa jadi bacaan artikelnya. Saya lagi mo coba buat “e-commerce”sisasi produk islam
doakan aku jadi mujahid ekonomi islam ya…
tolong bapak bantu saya untuk menampilkan judul skripsi
tolong kirimkan contoh skripsi
kalo ditanya negara mana yang sekarang menerapkan ekonomi islam secara keseluruhan dan sudah menikmati keberhasilannya ya.. belom ada………. tapi apakah kita sudah cukup puas dengan keadaan ekonomi sekarang?? yaa… pada akhirnya saya bisa mengatakan ekonomi neoleberalis yang sekarang di ambil mayoritas negara2 didunia sudah terbukti kebobrokannya.
lalu sistem ekonomi macam apalagi yang kita inginkan???? sosialis( wah kemarin sudah gagal) kapitalis( malah sekarang menuju kehancuran. islam ( ada yang berkomentar??????)
Tanggapan …Negara Islam mana yang sekarang telah berhasil dan menikmati segala keunggulan ekonomi Islam itu….walaupun saat ini ekonomi islam itu belum diterapkan 100 % oleh negara-negara yang mayoritas agaman islam “Apalagi Negara Kita” namun telah banyak negara yang berhasil menerapkan nya .. tidak jarang negara-negara non muslim menerapakan kaidah-kaidah ekonomi keislaman, ..”msalnya kejujuran dalam berusaha”, .. Tak ada salahnya kita mencoba dengan memulai dari diri kita menjadikan islam sebagai pandangan dan panutan hidup, membawa keluarga kita menuju islam yang kaffah,… menjadi guru bagi kehidupan ini ..dengan menebar rahmat kepada sesama,… (ASAL YAKIN SAMA ALLAH….TIDAK ADA YANG TAK BISA)
Ekonomi Islam itulah nasib mu, banyak yang memuji dan banyakyang mencela. namun aku kan tetap mendukungmu. sebenarnya ekonomi Islam memang hebat, namun yang lebih penting lagi adalah nilai-nilai dalam ekonomi Islam, karena sebenarnya banyak negara yang telah menggunakannya, baik negara maju, berkembang maupun belum berkembang. karena Islam adalah sistem nilai. inilah yang sebenarnya menjadi konsern Nabi kita Muhammad SAW. semoga shalawat senantiasa terlimpah padanya.
Nabi sendiri tidak memberi nama inilah ekonomi Islam/ haadza iqtishodulislam. Nabi nabi mengajarkan bahwa sistem inilah yang boleh dan inilah yang tidak boleh, bahkan sejak belum diangkat menjadi Nabi pun, beliau sudah menerapkannya, karena nilai dalam Ekonomi Islam adalah nilai-nilai universal yang sangat sesuai dengan kodrat manusia sejak awal mula diciptakannya
From : Mahasiswa Pascasarjana Ekonomi Islam UGM Yogya