Ketika kita keras terhadap kehidupan,niscaya kehidupan akan tunduk kepada kita. Sebaliknya, ketika kita lemah terhadapnya maka kita akan mudah ia kalahkan, kita jadi gampang menyerah.
Tuan dan Puan sekalian tentu mengerti bahwa jiwa manusia itu terbentuk berdasarkan bagaimana ia melewati kehidupan dan bagaimana ia memaknainya. Ada jiwa-jiwa yang kokoh bagai karang, tak goyah walau cobaan hidup datang silih berganti. Ada juga yang rapuh, mudah roboh, bagai pohon kayu yang tumbang walau terhembus angin sedikit saja. Ada yang mampu kalahkan keadaan, sebaliknya, ada juga yang mudah menyerah, cengeng, tak punya semangat juang.
Lau laa al-masyaqqoh lasaada an-naas kulluhu
“Seandainya bukan karena kesulitan hidup maka seluruh manusia akan jadi orang mulia”
Begitulah kalimat yang terlontar dari lisan al-mutanabbi (sastrawan arab tempoe doeloe) tentang makna dibalik problematika hidup. Baginya hanya orang-orang yang telah melewati pahit getirnya kehidupanlah yang ‘kan jadi orang mulia. Bukankah manusia yg paling mulia di atas muka bumi ini adalah mereka yang paling berat ujian hidupnya?! Bacalah kembali sejarah para Nabi maka tuan dan puan akan pahami. Lalu mengapa mereka begitu tegar tak tergoyahkan ?! Tak lain karena mereka punya tekad yang kuat untuk gapai cinta Ilahi.
Kita juga dapati perjuangan hidup yang dahsyat dalam biografi orang-orang besar. Salah jika kita anggap keberhasilan mereka bagai hadiah yang turun dari langit, dan simsalabim mereka sukses. Tentu saja mereka telah pernah terjatuh, terhanyut sejenak, kemudian berenang bahkan tenggelam dalam ujian. Hasil dan kebijaksanaan ditentukan di sana. Kita harus yakin bahwa Allah selalu mencintai hambanya yang gigih berjuang, tak mudah putus asa.
Jadi…. Apabila ada seorang di antara Tuan dan Puan sekalian yang saat ini sedang murung karena beratnya ujian hidup, tersenyumlah! Jangan pelihara kesedihan itu! Karena sesungguhnya Allah tengah melatih Anda untuk jadi orang yang mulia.
Apabila ada seorang di antara Tuan dan Puan sekalian yang saat ini sedang putus asa, bangkitlah! Karena sesungguhnya dalam kesulitan itu terdapat berbagai kemudahan.
Dan apabila Anda terbelenggu rasa malas lewati hari mengejar cita-cita. Cobalah lebih keras terhadap kehidupan, disiplinlah!!! Lawan dan kalahkan rasa malas itu!!! Niscaya Anda akan melihat kehidupan menjadi hamba, ia akan tunduk mempersilahkan Anda menguasainya. Jika sudah demikian adanya, maka langkah Anda menuju masa depan yang gemilang pun ‘kan jadi semakin ringan.
Ihrish ‘ala ma yanfa’uka wasta’in billah wa laa ta’jizanna!!!
“Kobarkanlah semangatmu untuk hidup yang penuh manfaat, mohonlah pertolonganNya dan jangan pernah menyerah!!!”
06.15 ba’da shubuh
Ichsan Mufti
* Judul ini diberikan oleh adik saya Meutia Atika Faradilla. Seorang calon dokter yang solehah (amin), berbakti pada orang tua, giat belajar, lucu, dan kalau tertawa manis sekali :p









Semangat..semangat..!!
selamat datang kembali di dunia maya!
sudah ketemu aisha-nya dek? Kakak doain deh
“jangan pernah lelah, berjuanglah terus mencarinya..” (kalo dah ketemu sgera bikin konfrensi pers yah ;p )
Quote yang bagus sekali, Insya Allah semangat ini juga bisa membantu saya kedepan. Amiin
Teruslah berjuang dan jangan pernah lelah. Hancurkan semua belenggu yg ada dan tetaplah berkarya untuk menggapai cinta dan ridhoNYA.
SEMANGAT!!!
Sering kali, orang yang mudah menyerah karena tidak tahu apa sih arti sukses itu sebenarnya sehingga ketika dia tidak bisa sukses seperti orang lain, dia kemudian menyerah karena sadar dia tidak punya ‘kemampuan’ seperti orang tersebut.
Padahal Allah berfirman bahwa kita diciptakan bersuku-suku dan berbangsa-bangsa untuk saling mengenal satu sama lain, dan itu artinya kita memang diciptakan berbeda. Dan agar kita mulia disini-Nya, maka kita harus bertaqwa seperti lanjutan dari firman tersebut.
Jadi .. bertaqwalah jika ingin mulia disisi-Nya. Bertaqwa disini tentu menjalankan apa yang diperintah-Nya dan menjauhi apa yang dilarang-Nya. Jadi ketika kita menjauhi larangan-Nya — misalnya korupsi — yang kemudian membuat kita hidup biasa saja, itu jangan bersedih.
Karena .. ketika kita menghindar dari larangan-Nya dan kemudian menjalankan perintah-Nya — misalnya untuk sabar dan mensyukuri nikmat — maka rahmat-Nya tersebut menjadi modal yang dahsyat untuk menjalankan hidup ini.
Ingin hidup mulia tapi menolak jika diberi ujian yang berat….hmm musti kembali koreksi diri nih
makasih ya San artikelnya bermanfaat sekali
uraian anda menambah tenaga disaat tengah mendaki…tankx
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda(artinya):
” Kemenangan selalu bersama kesabaran, setelah kesusahan pasti ada kesenangan dan setelah kesulitan pasti ada kemudahan.”(HR.Ahmad)……Tulisan antum menggugah semangat ana…Jazakallahu khoiron…semoga Allah merahmati Mas Ichsan
“sesungguhnya pergi atau berangkat untuk membela agama Allah adalah lebih baik daripada dunia dan segala isinya”.
(HR.Bukhari)
Saudaraku, segala bentuk kelelahan, ketidakpastian, keraguan, dan belenggu-belenggu lainnya hanyalah bumbu-bumbu kehidupan yang mesti kita jalani. namun ada bongkahan kekuatan ketika kita telah menyadari arti dari sebuah perjuangan.
Tulisan ini benar-benar meningkatkan spirit untuk teguh berjuang dan tetap semangat dalam menghadapi cobaan.
Mudah2ah kita tetap istiqamah berjuang di jalanNya…
BETUL SEKALI,,,,,!
icaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaannnnnnnnnnnnnnnnnnnnn,kenapa ngak pernah bales chat q,….hehehehehe skrng kabar antum gmn?..trus skrng sibuk apa?
kemuliaan seseorang bsa diibaratkan dngan phon bmbu. smkin tinggi phon, maka makin terasa angin yg brhmbus. bgitu pla manusia. makin tinggi imanya, makin tinggi cobaannya. bersukurlah bagi anda yg hdup pnuh liku(tdk dtar) sbab, dari liku tsb anda dapat menggapai kmulian jika anda berfikir. wass. hatur nuhun artikelna. BRAVO! ifonx smansaciamis.
“Ihrish ‘ala ma yanfa’uka..” perkataan mulia yang selalu saya ingat akh. artikelnya sangat menyemangati saya, ketika saat ini sedang dilanda kegundahan…
gimana kabar akh? kapan balik jogja maning… he..he..
Barokallohu fiik…Semoga Alloh Ta’ala memudahkan urusan antum. Jagalah keitisqomahan antum dalam jalan kebaikan yang telah Alloh tunjukkan kepada antum.
Yup,Semangat pak ustadz!!! Allohu Akbar!!! Alloh Maha Besar KekuasaanNya pasti lebih besar dari masalah hambanya, Alloh Maha Besar..Ampunan dan RahmatNya pasti lebih besar dari dosa hamba, dan Alloh Maha Besar..karna Kebesaran Nya maka tak layak bagi kita untuk berputus asa. semangaaaaaaaaaatttt!!!!!
Kelelahan dikalahkan oleh semangat perjuangan
Maasya Allah san! hee.. tiba2 jadi inget ustadzuna Chusnul Yaqin, waktu lagi jalan mau masuk kelas nunduk lemes kaya lagi sakit atau lagi punya masalah besar, kaya ada batu besar di pundaknya.. Pas udah nyampe depan pintu kelas.. beliau tarik nafas… hmmmmmfffff! busungkan dada.. lantas buka pintu, masuk kelas dengan sigap dan mata menyala-nyala sambil teriak lantang : “ASSALAAMU’ALAIKUM !!!” semangatnya langsung kerasa di dada.. masya Allah, masya Allah!
Allah yubariklanaa walahu
salam kenal mas. alhamdulillah, tulisan2nya mencerahkan saya. saya baru nemu tadi malam.
tapi… sudah jarang update kah?
Kaifa khaluka ya akhi? Syukron atas semua nasehat ini….. Mari saling mendoakan krn qt jauh……..
Semangaaaat untuk diri kita sendiri karena ALLAH SWT…
tempuhlah apa yang ada di depan, hancurkan apa yang ada di hadapan, tempuhlah kehidupan baru,lepaskan beban kejar kehidupan baru ok.
cuma itu yang bisa saya sampaikan
mohon maap kalau ada kesalahan
meijan.
Assalamu’alaikum…
Salam ukhuwah di atas manhaj salafush ash shalih, dari Surabaya. Semoga antum selalu istiqamah di atas jalan yang ini akhi. ‘Afwan, bagaimana jika saling tukar link, akhi…?
Dari ikhwan surabaya
Abu ‘abdirrazzaq Didit Fitriawan
http://fitrahfitri.wordpress.com
Assalamu’alaikum…
sudah lama ga main ke blog ka ichsan;
alhamdulillah, jadi ada pencerahan
hari ini satu ilmu kudapat lagi
jazakallah…
keep fighting tuk semuanya!
Sebuah nasihat yang bagus,, subhanallah
Allahu akbar,,, mari kita bersemangat
alhamdulillah..ana jadi inget wejangan perpisahannya bin toyyib-semoga Allah selalu menjaganya- “ihrish ‘alaa maa yanfa’uka”, mudah2an Allah mudahkan buat kita ngamalin hadits ini… karena emang sulit..Allahumma yassir lanaa aamiin..
wa lil kaatib..astawdi’ukallah..dua’an lii ya akhii..
untunglah masih banyak para blogger yang menyirami hati para manusia yang lelah aku harap ini tetap terus berlanjut karena sesama muslim adalah saudara yang harus saling mengingatkan
Jadi inget bagaimana Rasululloh berjuang dengan dihina dan disakiti, sedangkan kita kadang cuman mendapat hambatan sedikit saja sudah putus asa, Insya Alloh kita semua bisa selalu bersemangat dalam berjuang di dunia fana ini…..
wah saya jadi semangat nih..
makasih.
ngomong2 adik yang calon dokter dah punya calon belum??
Lam kenal..
^_^ Subhanallah ^_^
wuaduh ada orangnya..
jadi malu..
maaf cuma becanda..
Alhamdulillah tersengat bacanya….
tersindir diri ini
tersihir karenanya
tergugah
Amiin muga2 bisa mengubah dari lembek jadi keras….
[...] postingan bang Ichsan Mufti, di edit semaunya oleh akhSa. Artikel asli disini tuk bang Ican : pengen baca tulisan2 antum lagi akh. Kapan ke jogja lagi. Mampir warung capcay [...]
Never give itu kata kunci buat sukses, gua setuju sekali.
visit http://rumahsholawat.wordpress.com
iya, aku juga mau selalu tersenyum …
assalam. blognya inspiratif, ya.
bahasanya indah…
lam kenal.
wassalam.
Semangat saya lagi minus minusnya sekarang
Bukankah kelelahan keletihan kita, hanya untuk Akhirat dimana ketika Allah meminta pertanggung jawaban kita .
Percaa Dan Yakinlah…. Bahwa Allah Tidak Akan Menguji Kaumnya Yang Tidak Mampu..
Maka BerSyukurlah Pada Kamu Yang Sedang Di Uji….
SabarrrSabar… dan Sabarrr
Karna Allah Cinta Pada Kaumnya Yang Sabar…
thx smw poetry nice lu ..